Senin, 21 Januari 2013

7 Manfaat Lain Gosok Gigi Untuk Kesehatan

Manfaat Gosok Gigi

Gosok gigi pastinya ada huunganya dengan gigi namun faktanya ada beberapa manfaat lain gosok gigi yang tidak ada hubunganya dengan gigi yang justru menyehatkan dan bisa menghindari berbagai penyakit. Mau tahu manfaat lain apa aja itu ? Simak ini :

1. Mencegah penyakit jantung
Sebuah penelitian yang dimuat di American Journal of Medicine pada tahun 2012 membuktikan, lansia yang secara teratur menjaga kebersihan gigi cenderung memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena penyakit jantung.

2. Mencegah stroke
Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa kunjungan rutin ke dokter gigi akan menurunkan risiko stroke.

3. Mencegah radang paru-paru
Pneumonia atau radang paru-paru kronis bisa juga dicegah dengan menjaga kebersihan gigi. Penelitian tahun 2011 yang dimuat di Journal of Periodontology menunjukkan bahwa kebersihan gigi bisa mengurangi risiko pneumonia maupun Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang dipicu oleh masuknya bakteri dari mulut ke paru-paru.

4. Menjaga kesehatan bayi dalam kandungan
Penelitian tahun 2007 menunjukkan bahwa ibu hamil yang menjaga kesehatan gigi cenderung melahirkan bayi yang lebih sehat, jarang lahir prematur atau berat badannya rendah. Tidak diketahui pasti apa hubungannya, tetapi para ahli menyarankan agar para ibu rajin-rajin sikat gigi saat hamil.

5. Mengendalikan nafsu makan
Gosok gigi bisa menjadi indikator bagi otak, sebagai sinyal bahwa waktu makan telah habis. Kebiasaan gosok gigi setelah makan akan menghindarkan seseorang dari perilaku makan berlebih karena rasa makanan jadi berbeda setelah ada reaksi dengan pasta gigi.

6. Menunda pikun
Penelitian tahun 2010 di New York University menunjukkan bahwa radang gusi berhubungan dengan peningkatan risiko pikun, khususnya akibat penyakit Alzheimer. Karena radang gusi bisa dicegah dengan gosok gigi, maka secara tidak langsung gosok gigi cuga menunda pikun.

7. Mencegah impotensi
Radang gusi juga berhubungan dengan peningkatan risiko impotensi atau lemah syahwat pada laki-laki. Menurut sebuah penelitian, laki-laki yang menderita radang gusi lebih banyak mengalami impotensi mulai dari tingkat keparahan sedang hingga sangat parah
Read More ->>

10 Negara Termaju di Dunia

Negara maju berbeda dengan negara modern, begitu juga dengan negara berkembang. Ketiga jenis kategori sebuah negara tersebut memiliki definisi yang berbeda – beda. Sebuah negara bisa dikategorikan sebagai negara yang maju bila HDI (The human development index) yang digunakan untuk menentukan peringkat sebuah negara termasuk ke dalam kategori sangat tinggi (high level). HDI itu sendiri dilihat dari besarnya harapan hidup, tingkat pendidikan, standar hidup, kesejahteraan, pekayanan kesehatan, dll. Namun demikian, adakalanya penilaina sebuah negara masuk ke dalam kategori termaju atau bukan juga bisa dinilai sevara subyektif dengan berbagai alasan tertentu.
Berikut ini adalah 10 negara termaju di dunia:
1. NORWEGIA
 Norwegia memiliki tingkat pengangguran yang rendah. Dengan angka harapan hidup yang mencapai 80,2 tahun
2. AUSTRALIA
 Negara yang memiliki GDP (gross domestic products) sebesar USD 918,978 Milyar ini juga selama 5 tahun terakhir memiliki pendapatan perkapita sebesar USD  40.836. Selain itu, negara ini juga menduduki rangking tertinggi di dunia dalam kualitas hidup masyarakatnya
3. BELANDA
 Belanda memiliki standar pendidikan yang tinggi serta menjadi acuan standar literatur bagi negara – negara lain di dunia ini. Keadaan ekonomi Belanda yang stabil serta masyarakatnya yang menduduki rangking sebagai masyarakat yang paling bahagia du dunia lah yang membuat Belanda berhasil masuk ke dalam kategori negara termaj
4. AMERIKA SERIKAT
 Siapa yang mampu menyangkal bahwa Amerika Serikat bukanlah negara maju? Sebagai tolok ukur kondisi perekonomian dunia, jelas Amerika memiliki pengaruh yang sangat kuat atas kondisi negara – negara yang lain
5. NEW ZEALAND
 Negara yang memiliki kondisi alam yang sangat indah ini memiliki GDP sebesar USD 157,877 Milyar serta pendapatan per kapita sebesar USD 35.374 untuk populasi penduduknya yang hanya berjumlah sekita 4,3 juta orang saj
6. KANADA
 Kanada menduduki peringkat kedua sebagai negara terbesar di dunia setelah Rusia dan berbatasan secara langsung dengan Amerika Serikat. Masyarakat Kanada terkenal sebagai masyarakat yang emmiliki tingkat pendidikan yang sangat tinggi serta memiliki kecerdasan yang diatas rata – rata
7. IRLANDIA
 Republik Irlandia memiliki jumlah populasi penduduk yang sangat kecil. Yaitu sekitar 4,5 juta orang saja 99% penduduk Irlandia telah berhasil mengenyam pendidikan yang tinggi
8. LIECHTENSTEIN
 Tidak banyak yang tahu tentang negara ini. Liechtenstein merupakan negara dengan wilayah terkecil di dunia karena hanya seluas 160 km persegi dengan jumlah penduduk hanya sekitar 35 ribu orang saja. Namun GDP dari Liechtenstein merupakan GDP tertinggi di dunia
9. JERMAN
 Di negara – negara persatuan Eropa, Jerman merupakan negara yang memiliki ekonomi terbesar dan juga memiliki tingkat populasi terbesar juga, yaitu sekitar 82,2 juta penduduk
10. SWEDIA
Luas wilayah Swedia hanya seluas California saja serta memiliki jumlah penduduk sekitar 9,3 juta jiwa. Jerman terkenal dengan standar kesehatan dan pendidikan yang sangat tinggi bagi penduduknya.
Read More ->>

Negara Terkecil di Dunia

Kategori negara terkecil di dunia adalah negara yang memiliki luas wilayah kurang dari 322 km persegi atau sekitar 200 mil persegi. Bila dihitung dengan seksama, di dunia ini terdapat 17 negara yang memiliki luas wilayah kurang dari 322 km persegi. negara – negara tersebut secara otomatis juga  memiliki populasi penduduk yang sangat sedikit bila dibandingkan dengan negara – negara yang memiliki luas wilayah lebih besar. Namun demikian, tidak semua negara terkecil di dunia tersebut memiliki nilai pertumbuhan ekonomi yang kecil juga. Beberapa negara terkecil di dunia tersebut malah memiliki kondisi ekonomi yang stabil.
Berikut ini adalah 5 negara terkecil di dunia:
1. VATIKAN
Vatikan hanya memiliki luas wilayah sekitar 0,2 mil persegi. Vatikan merupakan negara terkecil di dunia yang menempati urutan pertama. Jumlah penduduk di vatikan hanya sekitar 770 orang.
2. MONACO
Monaco memiliki luas wilayah 0,7 mil persegi. Walaupun tergolong negara terkecil, Monaco telah merdeka sejak abad ke-13. Karena kondisi ekonominya yang baik, negara ini memiliki populasi sekitar 32.000 jiwa.
3. NAURU
Dengan luas wilayah 8,5 mil persegi, Nauru dihuni oleh sekitar 13.000 penduduk. Negara yang telah merdeka pada tahun 1968 ini sebelumnya dikenal sebagai Pleasant Island
4. TUVALU
Negara ini hanya memiliki luas wilayah 9 mil persegi yang terdiri dari 9 batu karang sepanjang 360 mil di Polinesia. Negara yang merdeka pada tahun 1978 ini menjadi tempat tinggal bagi sekitar 12.000 jiwa
5. SAN MARINO
Negara ini memiliki luas wilayah 24 mil persegi yang terletak di sebelah utara Italia bagian tengah. Negara ini mengklaim sebagai negara tertua di Eropa yang telah didirikan sejak abad keempat. Jumlah penduduk San Mario hingga saat ini adalah sekitar 29.000 jiwa.
Read More ->>

Nama – Nama dan Ukuran Kertas




Hidup kita tidak pernah bisa lepas dari kertas. Walaupun slogan paperless (mengurangi penggunaan kertas) sudah sering digembar – gemborkan namun kita tetap membutuhkan kertas untuk berbagai keperluan. Mungkin banyak diantara kita yang belum mengetahui nama – nama dan ukuran kertas yang selama ini kita pakai. Informasi mengenai nama – nama dan ukuran kertas dibawah ini bisa menambah pengetahuan kita mengenai kertas.
NAMA – NAMA DAN UKURAN KERTAS:
# SERI A
  • A0 —> 841 X 1189 MM
  • A1 —> 594 X 841 MM
  • A2 —> 420 X 594 MM
  • A3 —> 297 X 420 MM
  • A4 —> 210 X 297 MM
  • A4s —> 215 X 297 MM
  • A5 —> 148 X 210 MM
  • A6 —> 105 X 148 MM
  • A7 —> 74 x 105 MM
  • A8 —> 52 x 74 MM
  • A9 —> 37 x 52 MM
  • A10 —> 26 X 37 MM
# SERI B
  • B0 —> 1000 X 1414 MM
  • B1 —> 707 X 1000 MM
  • B2 —> 500 X 707 MM
  • B3 —> 353 X 500 MM
  • B4 —> 250 X 353 MM
  • B5 —> 176 X 250 MM
  • B6 —> 125 X 176 MM
  • B7 —> 88 X 125 MM
  • B8 —> 62 X 88 MM
  • B9 —> 44 X 62 MM
  • B10 —> 31 X 44 MM
# SERI C
  • C0 —> 917 X 1297 MM
  • C1 —> 648 X 917 MM
  • C2 —> 458 X 648 MM
  • C3 —> 324 X 458 MM
  • C4 —> 229 X 324 MM
  • C5 —> 162 X 229 MM
  • C6 —> 114 X 162 MM
  • C7 —> 81 X 114 MM
  • C8 —. 57 X 81 MM
# SERI R
  • 2R —> 60 x 90 MM
  • 3R —> 89 x 127 MM
  • 4R —> 102 x 152 MM
  • 5R —> 127 x 178 MM
  • 6R —> 152 x 203 MM
  • 8R —> 203 x 254 MM
  • 8R Plus —> 203 x 305 MM
  • 10R —> 254 x 305 MM
  • 10R Plus —> 254 x 381 MM
  • 11R —> 279 x 356 MM
  • 11R Plus —> 279 x 432 MM
  • 12R —> 305 x 381 MM
  • 12R Plus —> 305 x 465 MM
  • 14R —> 284 x 353 MM
  • 17R —> 305 x 405 MM
  • 19R —> 305 x 455 MM
# SERI F
  • F4 —> 215 X 330 MM
Bila menggunakan standar Amerika Utara, maka nama – nama dan ukuran kertas adalah sebagai berikut:
  • LETTER —> 216 X 279 MM
  • LEGAL —> 216 x 356 MM
  • JUNIOR LEGAL —> 203 X 127 MM
  • LEDGER —> 432 X 279 MM
  • TABLOID —> 279 X 432 MM
Read More ->>

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Mengapa batu disebut makhluk tak hidup, sedangkan pohon disebut makhluk hidup? Ingatkah kamu bahwa hanya makhluk hidup yang mempunyai ciri-ciri hidup. Ciri-ciri hidup tersebut adalah bernapas, bergerak, makan, mengeluarkan zat sisa, tumbuh, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan beradaptasi.
● Bernapas
Ciri utama makhluk dikatakan hidup yaitu bernapas. Ketika bernapas makhluk hidup menghirup oksigen (O2) dan menghembuskan karbon dioksida (CO2). Oksigen diperlukan untuk proses oksidasi zat makanan yang menghasilkan energi dan karbon dioksida. Energi berguna untuk menjalankan kegiatan hidup.
Reaksi oksidasinya sebagai berikut :
Zat makanan + oksigen —> energi + uap air + karbon dioksida.
● Bergerak
Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap dan sirip. Gerak pasif misalnya ditunjukkan oleh tumbuhan. Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat, tetapi menggerakkan sebagaian tubuhnya.
Contohnya gerak daun menguncup, gerak batang menghadap cahaya, gerak akar mendekati sumber air serta gerak mekarnya bunga.
● Peka terhadap Rangsang
mimosa_pudicaMakhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi disekitarnya. Alat pengenal lingkungan pada manusia dan hewan berupa indra. Indra peka terhadap rangsang. Rangsang dapat berupa cahaya, bunyi, bau, rasa atau sentuhan. Dengan adanya indra yang peka terhadap rangsang-rangsang tersebut, manusia dan hewan mempunyai kemampuan melihat, mendengar, mencium, mengecap rasa dan menyentuh/meraba.
Tumbuhan tidak mempunyai alat indra, tetapi peka terhadap rangsang. Misalnya tumbuhan putri malu menguncupkan daunnya jika disentuh dan pertumbuhan batang kearah cahaya matahari.
● Makan
makan
Makanan diperlukan oleh makhluk hidup sebagai sumber energi, untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel yang rusak. Tumbuhan hijau memperoleh makanan dengan memproduksi sendiri. Tumbuhan hijau sebagai produsen mengolah zat-zat anorganik menjadi zat organic melalui proses fotosintesis.
Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan hijau dengan bantuan cahaya.
Tumbuhan tak berhijau daun, hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri. Mereka memanfaatkan makanan dari hasil fotosintesis tumbuhan hijau dan sumber lain dari hewan dan alam.
● Mengeluarkan Zat Sisa
bernafas
bernafas
Dalam proses penyerapan makanan, terbentuklah zat sisa yang merupakan zat yang tidak terserap oleh tubuh. Zat-zat itu disebut zat sisa oksidasi biologis, misalnya air dan karbon dioksida.Berdasarkan aktivitas tubuh dan hasilnya, pengeluaran zat-zat sisa dibedakan atas : Ekskresi, Respirasi, Defekasi.
• Ekskresi, merupakan pengeluaran zat-zat sisa yang dilakukan oleh kulit dan ginjal. Kulit akan mengeluarkan zat sisa yang dinamakan keringat karena adanya kelenjar keringat di bawah kulit. Ginjal akan menyaring darah dan mengeluarkan zat sisa yang disebut urine.
• Respirasi, merupakan pengeluaran CO2 sebagai zat sisa proses respirasi yang dikeluarkan melalui hidung.
• Defekasi, merupakan pengeluaran zat sisa pencernaan makanan yang berupa tinja (feses) melalui anus.
● Tumbuh
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan meliputi perubahan ukuran tubuh, yaitu luas, tinggi dan berat. Perkembangan adalah perubahan menjadi dewasa.
● Berkembang Biak
Makhluk hidup berkembang biak untuk menghasilkan keturunan. Cara perkembangbiakan makhluk hidup berbeda-beda. Hewan berkembang biak antara lain dengan melahirkan, bertelur, bertelur-melahirkan, bertunas, fragmentasi atau membelah diri. Tumbuhan berkembang biak secara alami dan buatan.
Perkembangbiakan alami pada tumbuhan yaitu dengan biji (kawin) dan dengan tidak kawin, misalnya membelah diri, spora, tunas, umbi, geragih dan akar tinggal. Perkembangbikan tumbuhan secara buatan, misalnya stek, cangkok, runduk dan kultur jaringan.
● Beradaptasi
Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan. Macam-macam adaptasi makhluk hidup adalah adaptasi morfologi, adaptasi tingkah laku, dan adaptasi fisiologi.
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan yang berhubungan dengan bentuk tubuh atau alat tubuh. Contoh pada katak dan itik terdapat selapu renang pada kakinya untuk berenang.
Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku. Contoh : hewan bermigrasi ke lain tempat yang banyak sumber makanan.
Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku. Contoh : berkeringat saat cuaca panas.
Dari ciri-ciri tersebut diatas ada perbedaan ciri hidup yang dimiliki antara hewan/manusia dengan tumbuhan, anatara lain :
Hewan/Manusia 
1.Bergerak : Melakukan gerak pindah tempat.
2.Cara memperoleh makanan: Tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof) . Bahan yg dimakan berupa zat organik.
3.Pertumbuhan: Hanya sampai batas usia tertentu
Tumbuhan
1.Bergerak :Tidak dapat berpindah tempat sendiri.
2.Cara memperoleh makanan: Dapat membuat makanan sendiri (autotrof), Bahan yang diperlukan untuk membuat makanan berupa zat anorganik
3.Pertumbuhan : .Tumbuh terus menerus sampai mati
Read More ->>

Sejarah Perubahan-Perubahan Lambang Garuda Pancasila

Sewaktu Republik Indonesia Serikat dibentuk, Sultan Hamid II diangkat menjadi Menteri Negara Zonder Porto Folio dan selama jabatan menteri negara itu ia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.
Tanggal 10 Januari 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.
LAMBANG PERTAMA

Merujuk keterangan Bung Hatta dalam buku “Bung Hatta Menjawab” untuk melaksanakan Keputusan Sidang Kabinet tersebut Menteri Priyono melaksanakan sayembara. Terpilih dua rancangan lambang negara terbaik, yaitu karya Sultan Hamid II dan karya M. Yamin. Pada proses selanjutnya yang diterima pemerintah dan DPR adalah rancangan Sultan Hamid II. Karya M. Yamin ditolak karena menyertakan sinar-sinar matahari dan menampakkan pengaruh Jepang.
Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
LAMBANG KEDUA

Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.
Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.
AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “’tidak berjambul”’ seperti bentuk sekarang ini.
Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.
LAMBANG KETIGA

Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.
Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.
LAMBANG KEEMPAT

Untuk terakhir kalinya, Sultan Hamid II menyelesaikan penyempurnaan bentuk final gambar lambang negara, yaitu dengan menambah skala ukuran dan tata warna gambar lambang negara di mana lukisan otentiknya diserahkan kepada H. Masagung, Yayasan Idayu Jakarta pada 18 Juli 1974. Sedangkan Lambang Negara yang ada disposisi Presiden Soekarno dan foto gambar lambang negara yang diserahkan ke Presiden Soekarno pada awal Februari 1950 masih tetap disimpan oleh Kraton Kadriyah, Pontianak.
Dari transkrip rekaman dialog Sultan Hamid II dengan Masagung (1974) sewaktu penyerahan berkas dokumen proses perancangan lambang negara, disebutkan “ide perisai Pancasila” muncul saat Sultan Hamid II sedang merancang lambang negara. Dia teringat ucapan Presiden Soekarno, bahwa hendaknya lambang negara mencerminkan pandangan hidup bangsa, dasar negara Indonesia, di mana sila-sila dari dasar negara, yaitu Pancasila divisualisasikan dalam lambang negara.



Ditunggu Komentarnya, Dan Jangan Lupa Di like y!!! :D
Read More ->>

Rabu, 09 Januari 2013

Besaran Pokok dan Besaran Turunan



A. Besaran Pokok (Base Quantities)
Besaran yang digunakan dalam fisika dibedakan menjadi dua, yaitu besaran pokok (Base Quantities) dan besaran turunan (Derived Quantities). Besaran pokok adalah besaran adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain. Besaran pokok (base Quantities) ada tujuh buah. Ketujuh besaran pokok tersebut dapat kamu lihat pada tabel berikut ini,
No
Besaran
Satuan
Lambang Satuan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
panjang
massa
waktu
suhu
kuat arus
intensitas cahaya
jumlah zat
meter
kilogram
sekon
kelvin
ampere
kandela
mol
m
kg
s
K
A
cd
mol

1.  Standar dan Alat Ukur Panjang
Panjang adalah jarak antara dua titik di dalam ruang. Menurut satuan SI, besaran panjang dinyatakan dalam meter. Satu meter sama dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 sekon. Besaran panjang diukur dengan menggunakan mistar , stikmeter (meteran gulung), jangka sorong, dan mikrometer skrup. Adapun ketelitian dari masing masing alat tersebut adalah sebagai berikut :
  • Mistar (ruler)  memiliki ketelitian 1 mm
  • stikmeter (measuring tape) memiliki ketelitian 1 mm
  • Jangka sorong (Vernier Calipers) ketelitiannya 0,1 mm
  • Mikrometer Skrup (micrometer screw gauge) ketelitiannya 0,01 mm
2.  Standar dan Alat Ukur Massa
Massa suatu benda adalah banyak zat yang dikandung benda tersebut. Menurut satuan SI, satuan massa adalah kilogram (kg). Dalam kehidupan sehari hari, kita sering menggunakan istilah berat. Misalnya, berat badan Budi 55 kg. Menurut fisika ungkapan tersebut tidak tepat, karena 55 kg adalah massa badan Budi. Berat dalam fisika memiliki pengertian yang berbeda dengan berat dalam kehidupan sehari hari. Menurut fisika, berat adalah gaya yang dialami oleh suatu benda yang mempunyai massa yang diakibatkan karena adanya gaya tarik bumi. Sesuai dengan pengertian ini, maka berat suatu benda di tempat tempat yang berlainan mungkin berbeda beda tergantung besarnya gaya grafitasi di tempat tersebut.
Satu kilogram didefinisikan sebagai massa dari suatu silinder yang dibuat dari campuran platina-iridium yang disebut kiligram standar, yang disimpan di Lembaga berat dan ukuran Internasional di Paris, Perancis. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran massa adalah neraca. Terdapat beberapa jenis neraca, antara lain neraca duduk, neraca elektronik, dan neraca lengan.

3.  Standar dan Alat Ukur Waktu
Satuan standar untuk waktu adalah seko atau detik. Satu sekon didefinisikan sebagai selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur besaran waktu antara lain arloji dan  stopwatch.

4.  Standar dan Alat Ukur Suhu
Suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu benda. Satuan standar untuk suhu adalah Kelvin. Satuan lain yang sering digunakan di Indonesia adalah derajat Celcius, sedangkan di Amerika dan Inggris pada umumnya menggunakan derajat fahrenheit. Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. Untuk mengetahui lebih jauh tentang suhu, akan dibahas lebih rinci pada artikel berikutnya.

B. Besaran Turunan (Derived Quantities)

Besaran turunan adalah besaran yang satuan satuannya diturunkan dari satuan-satuan besaran pokok. Jumlah besaran turunan sangat banyak, semakin berkembangnya ilmu fisika, dimungkinkan akan muncul lagi besaran turunan yang baru. Contoh besaran turunan yang sekarang dikenal dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.
No.
Besaran
Satuan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
luas
volume
kecepatan
gaya
massa jenis
daya
usaha
meter persegi
meter kubik
meter per sekon
newton
kilogram per meter kubik
watt
joule

Alat Ukur Besaran Turunan
Pada pembahasan alat ukur sebelumnya, seluruhnya termasuk alat ukur besaran pokok. Bagaimanakan mengukur besaran turunan? Saat ini banyak besaran turunan yang dapat diukur secara langsung, artinya sudah ada alat ukurnya. Misalnya, tekanan udara diukur dengan barometer, gaya diukur dengan dinanometer. dan volume air diukur dengan gelas ukur. Sementara itu untuk mengukur luas atau volume suatu benda yang bentuknya beraturan kita dapat menggunakan rumus matematika. Ayo buka lagi pelajaran Matematika SD yang sudah kamu pelajari Description: :). Lalu bagaimana jika benda yang akan kita ukur bentuknya tidak beraturan, misalnya saja batu? untuk mengukurnya kita dapat menggunakan gelas ukur. Oke deh sampai disini dulu ya pembahasannya, Selamat belajar, SUKSES !
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.
Dark Blue Snowflake